9/07/2018

Menilai Seseorang

Jangan pernah menilai seseorang dengan melihat masa lalunya….

💦 Betapa banyak diantara kita yang memiliki masa lalu yang kelam…jauh dari sunnah…jauh dari hidayah…tenggelam dalam dunia yang menipu…terombang-ambing dalam kemaksiatan yang nista…

❓ Bukankah banyak sahabat radhiallahu ‘anhum yang dahulunya pelaku kemaksiatan…, peminum khomr…, bahkan pelaku kesyirikan…?

💫 Akan tetapi tatkala cahaya hidayah menyapa hati mereka, jadilah mereka generasi terbaik yang pernah ada di atas muka bumi ini.

⚠ Bisa jadi anda salah satu dari mereka para akhwat yang memiliki masa lalu yang kelam…yang mungkin saja kebanyakan orang tidak mengetahui masa lalu kelam anda.

❗ Sebagaimana anda tidak ingin orang lain menilai anda dengan melihat masa lalu kelam anda…maka janganlah anda menilai orang lain dengan melihat masa lalunya yang buruk…..

📌 Yang menjadi patokan adalah kesudahan seseorang… kondisinya tatkala akan meninggal, bukan masa lalunya.

💫 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Amalan-amalan itu tergantung akhirnya”

Oleh Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Andai Mereka Tahu

Jika saya tinggalkan dunia hitam ini lalu saya mau kemana?
Jika saya keluar dari bidang haram ini lalu saya mau kerja dimana?
Jika saya tinggalkan geng saya dengan segala maksiatnya, memangnya ada yang mau berteman dengan saya?

Andai mereka tahu bahwa Pencipta dan Pemilik kehidupan ini telah berfirman:

‏﴿١٠٠﴾ ۞ وَمَن يُهَاجِرْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يَجِدْ فِى ٱلْأَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ ...

"Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan kelapangan yang banyak..."

(An Nisaa: 100)

Ternyata...
Ada kehidupan lain yang penuh dengan kehangatan siap menyambut kita. 
Banyak bidang dan lapangan pekerjaan yang menunggu kita.
Banyak teman shalih/shalihah yang mau berpijak bersama.

Hanya saja kita belum tahu dan mengenal mereka.

Saudaraku..
ALLAH memastikan bahwa dibalik hijrah ada banyak tempat yang indah, ada banyak kelapangan, rizki, ketenangan serta kebahagian.

Maka jangan ragu untuk berhijrah dari dosa.

Yang perlu anda lakukan adalah terus melangkah, lalu bersabar dan bertahan, niscaya pertolongan ALLAH dan kelapangan itu pasti menyapa anda.

Disadur dari Tafsir Ath Thabari dan Al Qurthubi QS. An Nisa ayat 100, oleh Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc حفظه الله تعالى