12/29/2013

PENAWARAN PERUMAHAN SUPER EKSKLUSIVE "FIRDAUS REGENCY"

Hunian Nyaman yang Tak Terbayangkan!

Type:
- Jannatun Na'i'm
- Jannatul Ma'wa
- Jannatul Firdaus
(Semua Type Ready Stock)

Fasilitas:
- Sungai susu Salsabila
- Ada danau indah Kautsar
- Pasif income Bagi semua Penghuni
- View Tak Terbatas
- Akses Masuk 7 Pintu
- Taman Main Anak Anak Sholeh-Sholehah termegah
- Taman Jutaan Hektar dgn buah Segar, Ranum, Nikmat & Siap Santap DLL..
-Bonus  Bidadari2.
- Hak milik selama - lamanya ( Abadi )

Syarat Pemesanan:
1. BerTaubat & Kembali kepada Jalan-Nya.
2.  Memegang Teguh Agama-Nya, sesuai pemahaman Rasulullah dan Para Sahabat. 3. Melaksanakan Seluruh Syari'at-Nya

DP:
- 2,5% Sisihkan Harta untuk BerZakat dan,
- 100% rajin berShodaqoh & Infaq.
- 100% Gunakan Waktu untuk Menuntut Ilmu, BerAmal sholeh, Silaturahim, mendoakan kedua Orang Tua dan Berdakwah, jauuuh dari maksiat.

Waktu sangat Terbatas...
Stock Hunian Tak Terbatas
Dijamin Bebas Roaming !!!!
Alamat informasi Pusat ;
Maqom Tahajjud setiap hari jam kerja 00.15 sd 03.30

Alamat cabang pembantu:
Masjid2, Pondok pesantren sesuai ajaran Nabi saw dan sahabat, Majlis 'ilmu, Majlis Dzikir ( yg tdk memecah belah umat ).

Inilah sebaik-baik Tempat Tinggal. Ayo segera DP Sekarang juga... !!

Kamar Terindah Di Surga

Dari Ustadz  Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

Wahai saudara-saudariku, renungkanlah hadits yang mulia ini, semoga kita dapat memahaminya, merenunginya serta dapat diamalkan, terutama untuk kita sendiri, keluarga kita dan umumnya kaum muslimin...

Dari Ali Radhiyallahu'anhu,
Di Surga terdapat kamar-kamar yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Kemudian seorang Badui bertanya, "Kamar-kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa wahai Rasulullah?" Nabi صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ bersabda:
Kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa saja yang:
1. Tutur katanya yang baik.
2. Memberikan makanan yang.  membutuhkan.
3. Rajin berpuasa.
4. Shalat malam karena ALLAH, ketika manusia terlelap tidur.
(HR.Tirmidzi: 1984)

Yaa Rabb...
kami memohon kepadaMu agar kami dimudahkan untuk mengerjakan amal-amal tersebut, diberikan kekuatan pada hati kami untuk mengerjakannya serta menjauhkan kami dari sifat malas dalam beribadah kepadaMu.

Semoga ALLAH mengampuni dosa-dosa kita semua..

Nasehat emas dari ulama besar Al Hasan Al Bashri

Kepada orang yang ragu akan rezekinya…..

Kepada seorang pemuda yang ragu melangkah maju untuk menikah, khawatir tidak bisa menghidupkan rumah tangga…….

Kepada orang tua yang membatasi anaknya hanya dua atau tiga saja, karena khawatir miskin….

Kepada suami yang ragu untuk berpoligami, karena takut tidak bisa memberi makan istri kedua dan anak-anaknya….

Kepada istri pertama, yang tidak mau memberikan izin kepada suaminya untuk berpoligami karena khawatir jatuh miskin, atau tidak mendapatkan nafkah dari suami karena dibagi kepada istri kedua….

Kepada siapapun yang bingung hidup… takut miskin,….

Kepada orang yang selalu mengeluh kesusahan hidup…. Dll.

Simaklah perkataannya :

قال الحسن البصري: قرأت في تسعين موضعا من القرآن أن الله قدر الأرزاق وضمنها لخلقه ، وقرأت في موضع واحد " الشيطان يعدكم الفقر" : فشككنا في قول الصادق في تسعين موضعا ، وصدقنا قول الكاذب في موضع واحد "

Hasan Basri berkata: Aku telah membaca di sembilanpuluh tempat (90 kali disebutkan) di dalam Al-Quran, bahwa sesungguhnya Allah telah menetapkan (mentaqdirkan) rezeki dan menjamin rezeki itu untuk makhluk Nya, dan aku membaca (hanya) pada satu tempat “ syeitan menakut-nakutimu akan kefakiran” , lantas, (apakah layak) kita ragu terhadap perkataan yang maha benar di sembilan puluh tempat, sementara kita mempercayai perkataan pembohong (hanya) di satu tempat?

Apakah setelah ini, kita masih ragu terhadap rezki kita yang telah ditetapkan Allah untuk kita?

Bersemangatlah……, maju…. Langkahkanlah kaki anda untuk maju ke depan…..

Dari FB : Ust. Muhammad Elvi Syam Lc MA

Warisan Terbaik

Pada saat hari pembaiatan khalifah Al Mansur Rahimahullah, masuklah "Muqatil bin Sulaiman" rahimahullah..

Kemudian sang khalifah pun berkata kepadanya:
"Berilah saya nasehat wahai Muqatil.."

Beliaupun menjawab:
"Saya beri nasehat dengan yang pernah saya lihat ataukah yang saya dengar..?!"

Khalifah berkata: "Dengan yang engkau lihat.."

Muqatil: "Wahai Amirul mukminin..!! Umar bin Abdil aziz (khalifah yg terdahulu) memiliki 11 orang anak..
Beliau meninggalkan warisan hanya 18 dinar, 5 dinar untuk membeli kafan dan 4 dinar utk membeli pekuburan beliau, sisanya 9 dinar dibagikan kepada 11 anaknya..

Dan Hisyam bin abdul malik (khalifah setelahnya) punya 11 orang anak juga, dan jatah warisan tiap anaknya 1 juta dinar.

Demi Allah wahai amirul mukminin.. Sungguh saya telah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri disuatu hari salah seorang anak umar bin Abdul Azis bersedekah 100 kuda perang untuk jihad fii sabilillah.. Dan salah seorang anak hisyam bin abdul malik, sedang mengemis didalam pasar..

Beliau melanjutkan nasehatnya,

"Orang-orang pernah bertanya kepada umar bin abdul azis" (sebelum wafatnya);

"Apa yang kamu tinggalkan untuk anak-anakmu?!"
(Karena umar terkenal dengan sedekahnya yg luar biasa)

Maka beliau pun menjawab:
"Saya meninggalkan untuk mereka ketakwaan kepada Allah, Jika mereka adalah orang-orang yang sholeh, maka sesungguhnya Allah adalah wali (pelindung) bagi orang-orang yang sholeh..
Jika mereka bukan orang yang sholeh, maka tidak akan saya tinggalkan sedikitpun yang membantu mereka bermaksiat kepada Allah.."

Renungkanlah..!!
Berapa banyak orang yang sibuk, bekerja keras, bersusah payah didunia ini hanya demi menjamin kehidupan anaknya dimasa depan..
Mereka mengira, dengan uang atau harta yang ada setelah kematiannya adalah jaminan kehidupan bagi anak keturunannya..
Namun mereka lupa akan jaminan yang agung dan hakiki yg telah dijanjikan sang pencipta dalam kitab Nya..

12/27/2013

INGATLAH KETIKA ENGKAU MATI

1. Ketika engkau dilahirkan, engkau diadzani, namun tanpa disholati.
Dan ketika engkau mati, engkau disholati (jenazahmu), namun tanpa adzan.

2. Ketika engkau dilahirkan (di dunia ini), engkau tidak tahu siapakah yg mengeluarkanmu dari dalam perut ibumu.
Demikian pula, ketika engkau mati, engkau tidak tahu siapakah yang akan memikul (jenazah) mu di atas pundak-pundak mereka.

3. Ketika engkau dilahirkan, engkau dimandikan dan dibersihkan.
Demikian pula, ketika engkau mati, engkau dimandikan dan dibersihkan.

4. Ketika engkau dilahirkan, kedua orang tuamu & keluargamu merasa bergembira dengan (kelahiran) mu.
Namun, ketika engkau mati, kedua orang tuamu dan keluargamu menangisi (kematian) mu.

5. Wahai anak cucu Adam, engkau diciptakan dari tanah.
Maka, Maha Suci Allah yang telah menjadikanmu dikubur di dalam tanah (pula) sesudah kematianmu.

6. Ketika engkau berada di dalam perut ibumu, engkau berada di tempat yg sangat sempit nan gelap gulita.
Dan ketika engkau mati, engkau berada di tempat yang sangat sempit nan gelap gulita pula (yakni didalam liang kubur).

7. Ketika engkau dilahirkan, engkau ditutupi dengan kain (pakaian), agar orang-orang menutupi (tubuh & aurat) mu.
Dan ketika engkau mati, engkau ditutupi dengan kain kafan, agar mereka menutupi (tubuh & aurat) mu pula.

8. Ketika engkau dilahirkan dan telah menjadi dewasa, orang-orang bertanya kepadamu tentang ijazah (pendidikan) mu dan pengalaman / keahlianmu.
Namun, ketika engkau mati, engkau tidak akan ditanya selain tentang amalan sholihmu saja.

» Oleh karena itu, BEKAL APA yg telah engkau siapkan untuk kehidupan sesudah kematianmu?

(*) Diterjemahkan oleh Abu Fawaz Asy-Syirboony dari kitab Kafaa Bil-Mauti Waa'izhon, karya DR. Badr Abdul Hamid Humaisah, hal.29. Klaten, 25 November 2013.

Bersedekah Merupakan Salah Satu Sebab Meraih Khusnul Khatimah

Dari Ustad Ahmad Ferry Nasution,

Ikhwan dan akhwat sekalian yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم , dipagi yang cerah ini saya akan membawakan satu hadits dari Nabi صلى الله عليه وسلم yang menjelaskan tentang keutamaan bersedekah yang mudah-mudahan mendapatkan tempat dihati kaum muslimin dan muslimah sekalian.

Diantara sekian banyak keutamaan-keutamaan bersedekah, diantaranya:
Bahwa bersedekah merupakan salah satu sebab “Husnul Khatimah”, ini merupakan kabar gembira kepada kita semua, bahwa apapun yang kita sedekahkan dengan syarat harta yang kita miliki kita usahakan dari jalan yang halal/benar dan kita sedekahkan dijalan ketaatan kepada ALLAH سبحانه وتعالى maka yang demikian ini merupakan salah satu sebab “Husnul Khatimah”.

Perhatikan hadits berikut ini…
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Barang siapa yang akhir kehidupannya ditutup dengan MEMBERI MAKAN ORANG MISKIN karena mengharap ganjaran dari ALLAH سبحانه وتعالى , maka ia akan masuk Syurga, barang siapa yang akhir kehidupannya ditutup dengan puasa karena mengharap ganjaran dari ALLAH maka ia masuk kedalam syurga, barang siapa yang akhir kehidupannya ditutup dengan mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illallah karena mengharap ganjaran dari ALLAH maka ia masuk kedalam syurga. (Silsilah shohihah :1645).

Semoga ALLAH memudahkan kita semua untuk senantiasa beramal sholeh, memperbanyak sedekah dijalan-jalan ketaatan kepada ALLAH سبحانه وتعالى , bersedekah ditempat dimana ditempat tersebut menghidupkan sunnah Nabi yang mulia صلى الله عليه وسلم . Dan semoga ALLAH subhaanahu wa ta’ala menerima segala amal shaoleh kita serta menjadikan akhir kehidupan kita, kehidupan yang baik.

Sudah berapa umur anda hari ini?

Oleh: Ustad Abu Riyald Nur kholis Majid

Mungkin langsung anda katakan sekian dan sekian, dg hitungan penanggalan masehi.. Padahal kalo dihitung dg penanggalan hijriyah pastinya anda lebih tua dari umur yg terhitung  di akte kelahiran.

Pernakah anda mendengar hadits berikut tentang kisaran umur? Dan ini tentunya dihitung dg tanggal hijriyah.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu dari Rasulullah Shollallahu 'Alaihi Wassalam, beliau bersabda: “Umur umatku adalah antara 60 hingga 70 tahun. Sedikit dari mereka yang melebihi itu” ini adalah hadits yang shahih, dikeluarkan oleh Imam at-Turmudzy (3550), Ibn Majah (4236), Ibn Hibban (II:96), al-Hakim (II:427). Sanadnya dinilai Hasan oleh al-Hafizh Ibn Hajar di dalam kitabnya Fathul Baary (XI:244) dan dinilai shahih oleh al-Hakim berdasarkan persyaratan Muslim. Penilaian ini disetujui Imam adz-Dzahaby. Hadits ini juga memiliki Syahid (riwayat pendukung) dari hadits Anas seperti itu juga, hanya saja di situ sabda beliau Rasulullah Shollallahu 'Alaihi Wassalam berbunyi, “Sedikit dari mereka yang mencapai usia 80 tahun.” Dikeluarkan oleh Abu Ya’la (jLD 5: 283) dan dinilai Shahih oleh Syaikh al-Albany di dalam kitabnya as-Silsilah as-Shahihah (757).

Semoga semakin dekatnya kita kpd ajal akan membuat diri kita semakin takut untuk berbuat maksiat..

آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك