4/22/2010

iseng

pagi ini sunyi
duduk sepi sendiri ku disini
melewati hari demi hari
seperti bertualang di sebuah negeri

berjalan ku melangkahkan kaki
gontai dan tak pasti
sedih, sedih, dan sedih

dengan penuh perjuangan ku mengejar mimpi
samar seperti kabut tak bertepi
hancur bagai kaca tak bergerigi
tidak mudah ternyata menapaki gunung tertinggi

ku dongakkan kepala ini menengadah ke langit
tampak kumpulan awan menyelimuti matahari
tersenyum manis sekali
seperti kepulan embun yang menempel di dedaunan setiap pagi

bunga-bunga pun bersemi
rumput menari-nari
li li li li
lidah ini turut bernyanyi
mengekspresikan kedamaian yang terjadi

oh indahnya dunia ini
ditambah lagi ketika kau berucap tentang sebuah ungkapan hati
sejuk sekali...

terimakasih kupersembahkan kehadiratmu wahai sang ilahi.
--------------------------------------------------------
arsip dari notes fb http://www.facebook.com/profile.php?id=644134334&v=app_2347471856#!/notes/ryan-aviantara/iseng/383833032857

2 komentar: